berita

JAKSA SUDUNG KENAL PERANTARA SUAP:

Jaksa Agung Muda Pengawasan Widyo Pramono mengatakan
Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang kenal
dengan karyawan swasta Marudut Pakpahan yang menjadi perantara
suap dugaan upaya penghentian penyelidikan kasus PT Brantas
Abipraya. Menurut dia, pengakuan tersebut disampaikan Sudung
kepada Tim Klarifikasi Pengawasan Pengawasan saat menjalani
pemeriksaan dugaan pelanggaran etik pada Selasa lalu. ”Kenal
dalam arti wajar dalam hubungan pertemanan,” kata Widyo di
kantornya, kemarin.

berita

KASUS SUAP PERDA REKLAMASI, Staf Khusus Ahok Dicekal

Isi daftar orang yang dicekal dalam kaitan dengan
penyidikan kasus suap dalam pembahasan peraturan daerah DKI
Jakarta soal penataan pulau hasil reklamasi dan kewajiban
pengembangnya terus bertambah. Komisi Pemberantasan Korupsi
belakangan memasukkan nama Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja, dan Direktur Utama PT
Agung Sedayu Group Richard, Halim Kusuma, dalam daftar tersebut.

“Penyidik menganggap keterangan mereka dapat memperdalam
penyidikan,” kata Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa
Nugraha, kemarin.

berita

Izin Usaha Terancam Dicabut

Pemerintah mengancam akan mencabut izin perwakilan
perusahaan asing, terutama layanan aplikasi dan konten melalui
Internet (OTT/over-the-top) yang terindikasi mengemplang pajak.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksaaan Penanaman Modal Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Azhar Lubis, mengatakan
kantor perwakilan seharusnya hanya menjadi kepanjangan tangan
dari induknya di luar negeri. “Kalau sampai mencari keuntungan,
izinnya kami cabut,” kata dia, di Kantor Kementerian Koordinator
Perekonomian, kemarin.

berita

JOKO TJANDRA TERENDUS DI PANAMA PAPERS

Selama pelarian, buron Kejaksaan Agung untuk kasus
cessie (hak tagih) Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra, diduga
aktif mengoperasikan perusahaan cangkang miliknya di British
Virgin Islands (BVI). Informasi itu terungkap bersama 11,5 juta
dokumen Mossack Fonseca yang bocor, yang dikenal sebagai “The
Panama Papers”.